Posted by Ari Suarcani | Posted in Seputar Rokok | Posted on 17-05-2011
0
Merokok merupakan salah satu kegiatan yang bisa menyebabkan degradasi kemampuan otak. Sudah lama hal ini diketahui oleh para ahli dan tertuang dalam berbagai jurnal penelitian ilmiah. Namun walaupun bukti tentang rokok itu sudah tersebar luas, tetapi tetap saja ada komunitas rokok di dunia, terutama di Indonesia.
Anti merokok merupakan sebuah gerakan bagus yang dicanangkan pemerintah. Namun para perokok seakan tidak memperdulikannya, padahal merokok berpengaruh pada kecerdasan. Tidak percaya?
Bagi Anda yang tidak percaya hal itu, mungkin bisa melihat kebiasaan unik orang Yahudi. Orang-orang Yahudi dikenal memiliki kecerdasan yang luar biasa. Kecerdasan orang Yahudi ini terlihat dari banyaknya ilmuwan-ilmuwan terkenal dunia yang berasal dari bangsa Yahudi. Sebut saja misalnya Saul Bellow, Paul Wolfowitz, Alan Greenspan dan saalah satu orang yang tidak terbantahkan lagi tingkat intelektualnya, Albert Einstein.
Pencarian Terpopuler: cara mengeluarkan asap rokok dari hidung,Apakah rokok berpengaruh bagi kecerdasan,cara ngeluarin asap dari hidung,kebiasaan keluarga yahudi,mengapa orang yahudi anti rokok,teknik asap bulat rokok,yahudi anti rokok.
Posted by Nurita Hardini Meita Sari | Posted in Seputar Rokok | Posted on 14-05-2011
0
Menurut data penelitian, terdapat 34% pria dewasa di seluruh dunia menjadi seorang perokok. Sedangkan di Indonesia sekitar hampir 70% terdapat pria dewasa yang merokok. Kondisi ini berbeda dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Australia, Singapura yang kurang dari 50%. Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan budaya merokok dari suatu wilayah dengan wilayah yang lain. Erat kaitannya budaya dapat membentuk suatu sikap dan kepribadian seseorang. Bahkan dalam kegiatan tertentu di suatu wilayah seperti daerah pedesaan menganggap rokok sebagai sajian yang harus ada. Seperti ketika melangsungkan acara pernikahan, pengajian dan lain-lain selalu menyediakan rokok dan asbak. Sehingga kebanyakan orang Indonesia, menganggap pria merokok merupakan hal yang dapat ditoleransi.
Akhir-akhir ini, budaya merokok semakin berkembang bukan hanya pada pria dewasa, tetapi juga pada kaum wanita dan remaja. Tren merokok yang terjadi akhir-akhir ini juga akibat dari adanya pengaruh dan pencitraan dunia hiburan serta iklan. Seperti penggunaan atribut rokok dalam berbagai literatur, film dan musik, yang menggambarkan rasa glamor, jiwa petualangan, hingga memberikan kesan sikap modern. Sedangkan pada iklan rokok selalu menyampaikan pesan bahwa pria perokok merupakan pria sejati, kreatif, tangguh atau tidak mudah menyerah, petualang dan kesan eksklusif. Hal-hal tersebut akhirnya memberikan asumsi bahwa tren merokok menjadi suatu sikap modern dan berkelas.
Posted by Mardiana Kappara | Posted in Seputar Rokok | Posted on 05-05-2011
0
Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) termasuk pria yang peduli pada kesehatan tubuh. Beliau tidak merokok dan juga tidak menyukai asap rokok. Aktivitas keseharian maupun di lingkungan kerja, SBY berusaha untuk tidak bersentuhan dengan salah satu penyumbang polusi udara berbahaya tersebut. Hal ini ditegaskan Komandan Paspamres Kolonel Eko Margiono kepada wartawan ketika diadakan peliputan kegiatan rutin Presiden selama tahun 2011 di Wisma Negara.
Sebuah tanda tanya besar kemudian muncul, kenapa baru saat ini presiden menyatakan diri anti terhadap rokok? Padahal Gerakan Anti Rokok (GAM) telah gencar melakukan sosialisasi dan pengerahan massa semenjak akhir 2004 untuk mendapatkan dukungan pemerintah terhadap “kebencian” akan rokok yang memberikan banyak dampak negatif pada bangsa ini, dari permasalahan kesehatan yang terus meningkat setiap tahun hingga permasalahan sumber nafkah sebagian besar penduduk tanah air.
Posted by Ade Bachtiar | Posted in Seputar Rokok | Posted on 21-04-2011
0
Ternyata perkembangan anak yang ditandai rasa ingin tahu yang tinggi itu tidak selamanya berakibat baik bagi diri sang anak. Ada diantaranya rasa ingin tahu anak yang terlalu besar terhadap rokok mendorong anak untuk merokok seperti orang dewasa. Jika fenomena anak kecil merokok ini dibiarkan begitu saja oleh orang tua, maka hal ini akan berdampak buruk bagi perkembangan psikologi anak serta berakibat buruk bagi kesehatan anak.
Anak ini suka sekali meniru gaya-gaya menghisap rokok yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. Apalagi gaya merokok yang mengeluarkan asap rokok dari lubang hidung atau mengeluarkan asap rokok dari mulut yang bentuknya bulat seperti kue donat. Ini akan semakin memperbesar rasa ingin tahu anak untuk mencoba merokok tanpa memikirkan akibatnya.
Pencarian Terpopuler: fenomena anak kecil merokok,akibat merokok bagi perkembangan psikologi anak,psikologi anak yang merokok.
Posted by Noor Isa | Posted in Seputar Rokok | Posted on 09-04-2011
1
Merokok merupakan kebiasaan yang banyak dilakukan orang baik laki-laki maupun perempuan, meskipun mereka mengetahui bahaya kesehatan akibat merokok. Oleh karena itu beberapa waktu silam Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan sidang untuk menetapkan fatwa haram merokok. Mengapa MUI sampai menetapkan merokok haram, apakah rokok dan agama ada hubungannya? Dalam agama Islam segala sesuatu pasti ada hukumnya bahkan sampai hal yang sangat kecil, apalagi ini mengenai rokok yang banyak dilakukan orang padahal telah jelas bahayanya bagi manusia. Dalam sidang tersebut terjadi perselisihan antara ulama di Indonesia, sebagian mereka setuju kalau merokok haram dan sebagian tidak setuju. Kelompok yang tidak setuju merokok haram karena pertimbangan mereka akan nasib petani tembakau dan para buruh pabrik rokok, sehingga mereka memilih hukum rokok adalah makruh.