Berhenti Merokok dengan Bantuan HP

Mengapa Sulit Berhenti Merokok di Indonesia?

Tahukah kamu mengapa meskipun dampak merokok sudah terbukti membahayakan dan merugikan masyarakat dan pemerintah Indonesia seperti yang bisa kamu lihat pada link ini (FAKTA ROKOK DI INDONESIA), tetapi tetap sulit sekali bagi teman-teman kita yang masih merokok untuk berhenti sama sekali? Atau teman-teman yang telah berhenti sulit sekali untuk tidak kembali merokok?

mpower_graph_p19Penelitian kerjasama antara Kemenkes RI dan WHO mengungkapkan, 3 dari 10 perokok di Indonesia menyatakan keinginanannya untuk berhenti merokok8. Tetapi sayangnya hanya 4 dari 10 perokok yang menyatakan pernah mendapat perhatian dari petugas kesehatan mengenai kebiasaan merokoknya8. Akhirnya hanya sepertiga di antaranya yang kemudian mendapatkan anjuran berhenti merokok8.

Apa saja Metode Berhenti Merokok di Indonesia?

Beragam metode berhenti merokok seperti terapi perilaku kognitif, pengobatan farmasi dan terapi pengobatan alternatif untuk mendukung berhenti merokok masih jarang dipraktikkan di Indonesia. Berdasarkan penelitian, berhenti dengan bantuan dokter dan resep obat justru merupakan metode yang paling jarang digunakan dan hanya dilakukan oleh 0.4% responden.

Meski obat-obatan farmasi untuk kecanduan nikotin seperti terapi pengganti nikotin (koyo nikotin, permen karet nikotin, spray nikotin) dan varenicline tersedia tanpa resep di apotek 71% orang yang merokok melakukan upaya berhenti merokok tanpa bantuan apapun. 14% orang yang merokok berhenti merokok dengan tanaman herbal dan mereka yang beralih ke tembakau tanpa asap dan konseling sebesar 7%. Indonesia belum memiliki sambungan telepon bebas pulsa nasional yang menyediakan konselling berhenti merokok melalui panggilan telepon seperti di beberapa negara.

Telepon Genggam dan Berhenti Merokok

mhealth (2)Popularitas penggunaan telepon genggam dalam berbagai layanan kesehatan yang lebih sering disebut dengan mHealth, menginspirasi kami untuk mewujudkan inovasi layanan berhenti merokok melalui telepon genggam. Saat ini ada lebih dari 414 aplikasi berhenti merokok di Smartphone. 263 di iPhone dan 151 di Android. Aplikasi tersebut mencakup Calculator, Rationing, Tracker, Informational content, Game, Lung Health Tester. Di Inggris dan Selandia Baru studi layanan berhenti merokok berbasis SMS terbukti mampu meningkatkan keberhasilan pesertanya dalam berhenti merokok.

Pada tahun 2013 penetrasi telepon genggam di Indonesia mencapai 84%.. Di tahun yang sama kepemilikan samartphone di Indonesia mencapai 24% dan diprediksikan akan mencapai 53% pada 2017. Popularitas telepon genggam di Indonesia adalah asset berharga untuk mengimplementasikan mHealth dalam mempromosikan kesehatan. Murah dan mudahnya akses telepon genggam menjadikannya sangat populer digunakan dalam upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat di negara berkembang. Penggunaan telepon genggam untuk program kesehatan telah diaplikasikan di Aceh dan NTT dalam upaya Kesehatan Ibu dan Anak.App-Store-kickit-quit-smoking-incentivized

Contoh pesan berhenti merokok melalui telepon genggamKarena mayoritas mantan perokok berhenti tanpa bantuan, untuk menjangkau sebanyak mungkin orang yang ingin berhenti, layanan berhenti merokok harus sederhana, murah dan mudah diakses. Pemanfaatan telepon genggam sebagai media layanan berhenti merokok adalah inovasi dan solusi potensial dalam intervensi perubahan perilaku untuk membantu mereka yang ingin berhenti merokok dengan jangkauan akses luas, murah dan mudah.

Kalau kamu pernah merokok atau masih merokok dan ingin berkontrubusi menciptakan kondisi yang lebih baik, Yuk Gabung ikuti survey kami dan berikan pendapatmu tentang Layanan Berhenti Merokok berbasis Telepon Genggam.

mochammadwibowo_b

Dari 30 perokok di Indonesia, hanya 1 yang mendapatkan anjuran berhenti merokok

Dari 30 perokok di Indonesia, 9 orang menyatakan ingin berhenti, tetapi hanya 3 orang yang mendapat perhatian petugas kesehatan mengenai kebiasaan merokoknya dan hanya 1 orang yang mendapatkan anjuran berhenti merokok.

Saatnya kita berbuat, ikuti survey inovasi layanan berhenti merokok berbasis telepon genggam pertama di Indonesia.

Klik linknya di sini

mochammadwibowo_b

Atau di sini: https://fadjar.typeform.com/to/ToKfVS

Referensi:

[1] Ng N, Padmawati RS, Prabandari YS, Nichter M. Smoking behavior among former tuberculosis patients in Indonesia: intervention is needed. International Journal of Lung Diseases; 2008